Tajwid hukum idzhar

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ *

Al-qur’an adalah kitab yang diturunkan oleh ALLAH ke dunia sebagai petunjuk bagi kita dalam segala sisi kehidupan. ALLAH memberi kita banyak manfaat dari kitab-Nya ini.

Di antara kebaikan yang ALLAH berikan kepada hambanya yang melalui al-Qur’an adalah memberi pahala kepada hamba-Nya yang membaca al-Qur’an. Bahkan ALLAH memberi balasan kebaikan bagi yang belum lancar membaca Qur’an. Kebaikan bagi yang belum lancar saja ada, apatah lagi bagi yang lancar (tartil). Oleh karena itu jangan sampai kita melewatkan satu hari pun tanpa melakukan tilawah (membaca Qur’an).

Berikut ini saya akan memberikan sedikit tulisan mengenai cara membaca al-Qur’an yang baik dan benar (ilmu tajwid). Karena walaupun tidak wajib bagi seluruh muslim untuk menguasai ilmu tajwid tapi wajib hukumnya bagi setiap muslim untuk membaca al-Qur’an dengan baik dan benar.

Pelajaran kita kali ini adalah idzhar halqi. Menurut bahasa, idzhar artinya jelas. Sedangkan menurut istilah, idzhar artinya membaca nun mati atau tanwin tanpa disertai dengungan yang sempurna. Idzhar terjadi apabila nun mati bertemu dengan huruf-huruf yang dibaca di bagian tenggorokan. Terdapat 6 huruf yang diberikan hukum idzhar, huruf-huruf tersebut adalah alif, hamzah, ‘ain, ghoin, ha (tebal), ha (tipis).

Berikut adalah contoh dari idzhar:

صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهم contoh ini terdapat pada al fatihah ayat 7. terbaca, shiraathalladzina an ‘amta ‘alaihim. Di situ ada pertemuan antara nun mati dengan ‘ain, maka membacanya “n” harus terdengar jelas. Contoh hanya saya berikan satu karena cara membaca idzhar pada tiap huruf adalah sama.

Ada 3 hal yang harus diperhatikan oleh seorang pembaca Qur’an ketika bertemu dengan idzhar, di antaranya tidak boleh memantulkan bacaan nun mati atau tanwin seperti hukum qolqolah, tidak boleh memanjangkan atau memberi dengungan sehingga terdengar lebih dari 1 harokat, dan tidak boleh pula mengambil jeda di antara nun mati atau tanwin dengan idzhar.

Sekian pembahasan tajwid mengenai idzhar kali ini. Insya ALLAH akan diteruskan dengan pembahasan hukum yang lain. Semoga dengan bertambahnya sedikit pengetahuan pada diri kita, akan memacu kita untuk mengetahui yang lain dan dapat memacu kita untuk membaca al-Qur’an dengan lebih baik lagi. Semoga bermanfaat.

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين

About these ads

3 thoughts on “Tajwid hukum idzhar

  1. @Shafida: oh kalo yang itu gimana ya saya menerangkan dalam tulisan??? kalau anda tahu tentang saktah mungkin bisa mengerti maksud saya… misal ketika kita baca ada nun atau tanwin lalu bertemu huruf idzhar, maka setelah baca nun atau tanwin tersebut kita langsung teruskan dengan membaca huruf idzhar-nya…moga membantu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s