Cerita di Jalan

Cerita ini mungkin bermanfaat buat orang-orang awam dalam dunia permotoran terutama yang berkaitan denga lalu lintas jalan raya.

Saya punya beberapa cerita. Pertama, cerita mengenai jatuh dari motor. Alhamdulillah, pengalaman jatuh ketika mengendarai sepeda motor masih sedikit, seingat saya baru jatuh 4 kali. Dan tahukah anda kalau keempat kecelakaan itu, semuanya terjadi bersama dengan ‘kekasih’ saya, vespa tercinta. Menurut saya kecelakaan terberat saya adalah yang pertama, karena kecelakaan pertama menyebabkan 3 tempat luka yang tidak boleh kena air sedikitpun(bikin susah mandi). Dan kecelakaan pertama juga yang menyebabkan Fat boy, nama vespa saya, harus berubah wujud (perubahan cat). Hikmah yang bisa diambil dari cerita pertama ini adalah kehati-hatian sangat penting di jalan raya. Jangan hanya mengandalkan perkiraan karena perkiraan tidak selalu tepat.

Cerita kedua. Cerita ini mengenai tilang (termasuk razia dan kesalahan lain). Total jendral, saya sudah kena tilang antara 5-10 (lupa berapa tepatnya). Tapi, yang patut dicermati di sini adalah jumlah tilang saya seharusnya sudah lebih dari 10 kali. Ini terjadi karena saya mampu menghindar dari penglihatan polisi ketika razia. Ada berbagai cara, tapi insting anda akan menuntun anda untuk melakukan hal yang paling mungkin (mungkin akan saya tuliskan kemudian). Jumlah penghindaran saya dari razia memang masih tergolong sedikit, baru sekitar 5 kali kalau tidak salah. Dari cerita kedua, saya paling ingat dengan tilang gratis, alias dibebaskan begitu saja tanpa bayar uang damai ataupun tilang resmi. Ceritanya bisa lihat di sini.

Cerita ketiga. Cerita ini mungkin akan terdengar biasa bagi para vesper. Ketika saya belum pengalaman denga motor tercinta saya, sering kali Fat Boy ngambek dan enggan melanjutkan perjalanan. Ketika di pinggir jalan saya sedang memperbaiki kekasih saya ini, datang seorang vesper yang lebih berpengalaman membantu saya untuk memperbaiki motor saya ini. Kejadian ini sudah terjadi beberapa kali. Jadi yang patut dicermati di sini adalah rasa persaudaraan para pengguna vespa yang begitu besar, sehingga denga mudah mereka mau menolong sesama. Jika dibandingkan dengan kendaraan lain, beuh, jangan harap akan terjadi hal demikian, apalagi bagi para pengendara harley, saya pikir ini akan sedikit mustahil.

Cerita keempat. Belum ada cerita lagi untuk mengisi cerita ini. Jadi cuma tiga cerita yang bisa saya sajikan. Ambil pelajaran aja dari cerita saya, siapa tahu bermanfaat kan???

Author: aadunjuve

Irawan semoga jadi orangtua sholeh

2 thoughts on “Cerita di Jalan”

  1. gabung aja tuh ma bokap gw yang penggila vespa juga😀

    gw biasa ngeliat bokap gw kalo ada orang naek vespa disapa juga ma bokap gw padahal kaga kenal

    1. wets, gw juga gitu…kadang-kadang…
      sangat menyenangkan naik vespa…
      ikut geng apa bapak lu?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s