Bali in my version (part 2)

Hari ketiga 20 April 2010, hari Pertama di Bali. Perjalanan ke Tanah Lot menjadi agenda pertama, berangkat pada pukul 8++ WITA. Sampai di sana Allah sedang menurunkan berkah-Nya, yaitu hujan. Walaupun keadaan hujan, tetep aje bocah-bocah edan pada narsis.

Kuta dan Mall Discovery. Hujan lagi di pantai. Kalo udah liat yang namanya pantai Kuta, lu semua pasti bilang biasa aja. Kalo menurut gw sih pantai ini tergolong biasa, ga eksotis amat kaya yang sering gw dengar sebelumnya. Kata si Tour guide lagi, Kuta jadi tempat favorit karena penduduk aslinya yang ramah. Tapi saya ga yakin masih ada penduduk asli di situ. Kuta udah jadi tempat padat yang di isi toko, hotel, dan lain-lain (sumpek). Yang mantap di perjalanan ini adalah berimpit-impitan parah di minibus, pokoknya parah deh…

Setelah ini agendanya adalah menuju ke Uluwatu. Menurut penuturan si tour guide, Uluwatu merupakan pura tertua di Bali. Kenikmatan di sini adalah tempat pura itu berada. Pura terletak di tepi jurang yang langsung berhadapan dengan laut, pokoknya soal pemandangan mah gitu deh, MANTAP. Bagi beberapa anak ilkom 43, tempat ini menyimpan kenangan buruk, terutama untuk si Hendrex dan Rendy yang harus merelakan kacamatanya direbut monyet-monyet edan yang berkeliaran di sana. Kejadian yang paling lucu dari tempat ini adalah Mustofa yang takut sama monyet. Orang cerewet yang suka teriak-teriak itu ternyata takut sama monyet, CUPU…

Setelah dari Uluwatu kita berlanjut ke pantai Dreamland yang terletak di komplek Pecatu. Katanya sih komplek ini punyanya si Tomy Soeharto, gede banget cuy… Tempat ini adalah tempat terburuk yang dikunjungi dari segi fasilitas. Toilet yang sedikit dan tutup, tidak ada Mushola, jalan menuju pantai yang terjal (buruk), dan lain-lain. Kalo puncak main di pantai, ya di sini tempatnya. Cowok maen dengan cowok laen dan cewek bikin mainan sendiri (baguslah). Ketika kita sampai di pantai ini, kita sangat kesulitan untuk melakukan solat ashar (padahal yang punya komplek orang Islam). Akirnya kita wudhu dengan air laut dan shalat di belakang batu karang, hehehe…

Abis dari Dreamland yang cupu abis fasilitasnya dan bocah-bocah yang asik main aer laut kita makan di Jimbaran. Makan malam pake lilin, gw lupa siapa yang dapat giliran keliling buat ngambilin duit orang. Katenye sih pake lilin gitu biar sok romantis gitu deh. Di mari kita dikasih hidangan makanan laut (ikan bakar dan 3 kerang). Kalo di Bogor ada yang jual kaya gitu, ga akan gw beli tuh, bisa bokek gw. Setelah makan kita poto lagi, ga capek apa poto mulu nih anak-anak…

Pulanglah kita setelah makan. Lanjut cerita di esok hari.

Author: aadunjuve

Irawan semoga jadi orangtua sholeh

3 thoughts on “Bali in my version (part 2)”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s