Beberapa Istilah dalam Ilmu Hadits yang Perlu Diketahui

Bismillahirrahmaanirrahiim…

alhamdulillah, saya bisa menulis beberapa hal yang insya Allah bermanfaat bagi pembaca.

Hadits merupakan tingkatan hukum yang berada di bawah Al-qur’an. Namun, hadits juga merupakan suatu landasan atau pedoman bagi seorang muslim dalam menjalani hidupnya. Hadits atau bisa juga disebut sunnah dapat berupa perintah berupa perkataan dari Rasulullah, contoh berupa perbuatan, dan sifat-sifat yang dimiliki atau melekat pada Nabi Muhammad.

Terkadang kita sering mendengar perkataan begini, “hadits ini dhaif karena di dalam sanadnya terdapat si anu dan si itu.”. Bagi seseorang yang telah belajar ilmu hadits, tentu istilah itu amat ‘sepele’ sedangkan bagi yang belum pernah mempelajarinya istilah itu tentu saja membuat bingung. Berikut ini saya akan menuliskan beberapa istilah dalam ilmu hadits yang mungkin sering didengar atau dilihat.

1. rawi, periwayat: biasanya, jika seseorang membawakan hadits hampir selalu disebutkan hadits ini diriwayatkan oleh Bukhari, diriwayatkan oleh Musli, Abu Dawud, Ahmad, dll. maksud dari periwayat atau rawi adalah seseorang yang mendengar, menyimpan, atau menyebarkan hadits tersebut. Nah, yang biasa kita lihat atau dengar, hadits riwayat Bukhari maksudnya adalah hadits itu ditulis oleh Bukhari.

2. sanad: rantai perawi atau rantai periwayat. misal: Rasulullah bersabda “ini dan itu”, perkataan “ini dan itu” didengar oleh salah seorang sahabat beliau, lalu sahabat beliau menyebarkan kepada sahabat yang lain, lau sahabat yang lain tadi menyampaikan pada anaknya, anaknya menyampaikan pada anaknya lagi, anaknya lagi memberitakan pada Bukhari, lalu Bukhari menulis pada bukunya. contoh gampangnya, A->B->C->D->E dan E menulis.

3. Shahih: bila suatu hadits dikatakan shahih, maka hadits itu dapat dipastikan (insya Allah) merupakan perkataan atau perbuatan Rasulullah. Mungkin dalam bahasa kita, hadits itu terbukti kuat. Hal yang paling menentukan shahih atau tidak sebuat hadits adalah sanad. Bila hadits itu tidak shahih, mungkin hadits itu hasan, dhaif, atau bahkan maudhu. hadits dengan tingkatan shahih WAJIB diamalkan atau dijadikan pedoman bagi seorang muslim.

4. Hasan: hadits ini memiliki tingkatan sedikit dibawah hadits shahih, namun seorang muslim tetap WAJIB mengamalkan hadits dengan tingkatan ini. biasanya sebuah hadits digolongkan sebagai hadits hasan karena ada sedikit kekurangan di dalam kriterianya, sehingga tidak bisa menjadi hadits shahih.

5. Dhaif: hadit lemah. hadits dengan tingkatan ini TIDAK BOLEH diamalkan karena ada kemungkinan itu bukan perkataan atau perbuatan Nabi Muhammad. walaupun ada pula kemungkinan kalau hadits tersebut berasal dari Rasulullah tapi agama kita yang mulia ini memerintahkan untuk meninggalkan yang meragukan. sebagian ilmuwan atau ulama hadits membolehkan untuk mengamalkan hadits lemah tapi ada syarat-syarat yang harus dipenuhi dan syarat-syarat tersebut tidak mudah untuk dipenuhi terutama oleh kita yang sangat sedikit ilmu tentang hadits.

6. Maudhu: palsu. hadits yang digolongkan ke dalam tingkatan ini SANGAT TIDAK BOLEH untuk diamalkan atau dijadikan pedoman bagi seorang muslim. karena hadits palsu BUKAN berasal dari Rasulullah. hadits ini merupakan karangan para pendusta yang tidak takut untuk berbohong. jika berdusta saja merupakan perbuatan dosa apalagi berdusta atas nama Rasulullah. semoga kita dihindarkan sejauh-jauhnya dari hadits golongan ini.

saat ini, hanya ini yang bisa saya tuliskan. jika ada kesalahan itu karena kebodohan saya dan jika benar itu adalah hidayah Allah ta’ala. saya belajar sedikit ilmu hadits ini dari rekaman ceramaha seorang ustadz yang bernama Abu Yahya Badrusalam, semoga Allah ta’ala memberikan keberkahan bagi beliau. rekaman ceramah dapat anda download di situs http://radiorodja.com

sekian dan terima kasih…

Author: aadunjuve

Irawan semoga jadi orangtua sholeh

1 thought on “Beberapa Istilah dalam Ilmu Hadits yang Perlu Diketahui”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s